Threadlift, Kencangkan Wajah dengan Benang

September 24, 2008

KINI akses untuk meraih kecantikan dan tetap awet muda tak hanya dimiliki orang-orang kelas tertentu seperti para selebriti. Operasi bedah plastik telah membuat lompatan dengan meningkatnya permintaan. Berkembangnya teknik bedah plastik komestik membuat tindakan memancungkan hidung sudah menjadi hal biasa seperti layaknya memotong rambut di salon.
Bedah plastik saat ini begitu populer dan makin terjangkau harganya. “Saat ini, prosedur bedah plastik cepat dan mudah seperti botox, penghalusan kulit dan face lift sangat diminati,” kata Dr. Kuek.
Di Amerika Serikat, operasi kosmetik telah meningkat dengan lebih dari 700 persen. Menurut catatan medis di Inggris, penduduk Inggris menghabiskan lebih dari 400 juta dolar/tahun.
Namun, jika Anda ingin operasi plastik, lakukan riset lebih dulu. Carilah dokter bedah plastik terbaik yang berpengalaman. Makin banyak pengetahuan yang didapat, makin besar kemungkinan Anda  mendapatkan hasil operasi dan perawatan bermutu tinggi. Dokter bedah yang baik akan memberikan konsultasi, dukungan dan saran mengenai pilihan apa saja yang Anda miliki dalam operasi bdah plastik kosmetik ini.
Dengan semakin banyaknya konsultan operasi bedah plastik kosmetik dan ahli kecantikan seperti botox, suntik atau sedot lemak, penting bagi Anda untuk memilih ahli yang tepat. Dr. Leslie Kuek, ahli bedah plastik bersertifikat dan pemilik Leslie Kuek Plastic Surgery Pte.Ltd., mengatakan “Komunikasi dua arah antara pasien dan dokter sangatlah penting agar kedua pihak sama-sama mengerti apa yang dibutuhkan dan dinginkan si pasien.”
Berikut wawancara dengan Dr. Leslie Kuek  mengenai salah satu teknik pengencangan wajah dan leher dengan benang yang disebut threadlift.

1. Apa itu Threadlift?
Merupakan prosedur kecantikan yang menggunakan benang khusus, terbuat dari nilon yang tidak mudah menyerap yang diletakkan di bawah kulit untuk memberikan efek kencang dan awet muda.
Benang yang memiliki kait ini akan memastikan kulit berada di posisi yang benar dan akan menstimulasi fibrosis serta kolagen sehingga dalam jangka waktu panjang, kulit muka dan leher menjadi kencang. Jaringan di bawah kulit pun akan mengalami peremajaan.
Kini, sudah ada jenis benang yang dengan mudah dapat melebur bersama jaringan kulit, dikenal sebagai Happy Lift dan sangat diminati.
2. Apakah prosedur ini aman?
Ya, threadlift sangat aman karena tidak ada pemotongan pada jaringan di kulit. Karena itu, kemungkinan perdarahan atau infeksi pun kecil. Kelebihan dari prosedur ini adalah tidak adanya bekas luka, tidak diperlukan obat bius, serta menginap di rumah sakit.
Obat bius hanya diberikan secara local saja. Perawatan ini tidak memakan waktu lama. Dilakukan oleh dokter ahli dan hanya memakan waktu 10-15 menit.
3. Tahan berapa lama efek kencangnya?

Sekitar 2-4 tahun. Berapa lama ketahanannya, tergantung dari faktor lain seperti kondisi kesehatan pasien, gaya hidup, rokok, pola tidur serta pengaruh negatif lain dari lingkungan.
4. Apakah menyakitkan dan membuat bengkak?
Ada kemungkinan terjadi pembengkakan ringan namun sebagain besar pasien akan dapat kembali beraktivitas normal dalam 10-15 hari. Jarang sekali terdapat memar dan bebas luka.
5. Apakah prosedur ini bisa dikombinasi dengan perawatan lainnya?
Ya. Threadlift bisa digabungkan dengan prosedur kecantikan lainnya yang dapat membantu menambah peremajaan dan pencerahan. Anda bisa diskusikan dengan dokter untuk mengetahui perawatan lain yang sesuai untuk mendukung threadlift.
6. Siapa yang sebaiknya melakukan threadlift?
Hasil terbaik akan didapat pasien usia 35-50 tahun, khususnya bagi mereka yang sudah memiliki tanda-tanda penuaan dini. Melalui threadlift, Anda dapat menghindari kebutuhan operasi plastik pada wajah nantinya.
7. Hasilnya seperti apa?
Hasil yang baik dapat dilihat dalam 2 tahap :
Wajah langsung tampak kencang. Ini akan menjadikan wajah Anda terlihat awet muda dan segar. Kondisi berlanjut setelah 10 bulan berikutnya dimana kolagen fibrotik dan elastin meningkat sehingga hasilnya akan membaik seiring berjalannya waktu!

kompas.com

Senin, 2 Juni 2008 | 22:19 WIB


APAKAH BEDAH PLASTIK ITU ?

September 24, 2008

Bedah Plastik merupakan suatu cabang Ilmu Bedah yang mengerjakan operasi Rekonstruksi dan Estetik. Istilah ”Plastik” sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu plasticos yang berarti dapat diubah/dibentuk, bukan dengan menggunakan bahan dari plastik, tetapi dengan menggunakan bahan dari tubuh sendiri (lemak, tulang rawan, kulit, dll) atau bahan artificial (implant) seperti silikon padat untuk memancungkan hidung atau silikon gel untuk membesarkan payudara.Operasi Rekonstruksi dan Estetik

Apa yang membedakan operasi Rekonstruksi dan Estetik adalah dari tujuan prosedur pembedahan itu sendiri. Pada operasi rekonstruksi diusahakan mengembalikan bentuk/penampilan serta fungsi menjadi lebih baik atau lebih manusiawi setidaknya mendekati kondisi normal. Pada operasi estetik, pembedahan dilakukan pada pasien-pasien normal (sehat), namun menurut norma bentuk tubuh kurang harmonik (misalnya, hidung pesek), maka diharapkan melalui operasi bedah plastik estetik didapatkan bentuk tubuh yang mendekati sempurna.

Yang perlu dipahami mengenai bedah plastik, adalah bukan permainan sulap, tindakan pembedahan sendiri didasarkan ilmu pengetahuan kedokteran khususnya mengenai luka dan proses penyembuhan yang berjalan alami. Penyembuhan luka dapat berlangsung sampai 12 bulan, dengan akan meninggalkan bekas luka, disinilah peran bedah plastik, dalam upaya menyembunyikan bekas luka sayatan atau meninggalkan bekas luka yang samar.

Yang berwewenang melakukan Bedah Plastik
Yang diperbolehkan mengerjakan operasi Bedah Plastik adalah dokter yang sudah menjalani pendidikan Bedah Plastik yaitu mengikuti bedah dasar selama 2 tahun dan Bedah Plastik selama 3 tahun minimal.
Sering menjadi pertanyaan, apakah bedah plastik berbahaya? Selama tindakan dikerjakan oleh dokter spesialis bedah plastik dengan mengikuti hukum alam, proses penyembuhan luka maka tidak ada bahaya seperti yang sering terjadi di kalangan tenaga nonmedis (masyarakat awam, salon, dsb) yang berani menawarkan hasil yang instan dengan menggunakan bahan suntikan seperti silikon cair, kolagen untuk memancungkan hidung atau membesarkan payudara.
Silicon cair sendiri telah lama ditinggalkan (1971) karena merusak kulit. Akibat reaksi kulit yang terjadi sering perlu dilakukan tindakan pembuangan jaringan di kemudian hari, sedangkan implan kolagen lebih bersifat untuk rejuvenasi kulit bukan untuk augmentasi dan perlu pengulangan tindakan setiap 3 bulan.
Berdasarkan proses penyembuhan luka, beberapa jenis operasi rekonstruksi maupun estetik perlu beberapa tahap operasi. Operasi pertama yang langsung mengatasi keluhan, operasi kedua untuk perbaikan atau refinement. Sesuai dengan kaidah proses alami penyembuhan luka sebaiknya ada jeda waktu antara tahap-tahap operasi 6-12 bulan, dimana parut sudah matur.

Apakah Jenis-jenis Pembedahan Rekonstruksi Itu?
1. Rekonstruksi kelainan bawaan seperti sumbing bibir dan langitan, hipospadi (alat kelamin pria melengkung), hemangioma (kelainan pembuluh darah pada kulit).
2. Cacat akibat trauma/kecelakaan seperti luka bakar, kontraktur akibat luka bakar, pengangkatan tumor, ablati payudara.
3. Cacat karena Infeksi seperti noma, dimana penderita mengalami disfigurasi yang memprihatinkan.
4. Bedah Kraniofasial dan bedah maksilofasial, khusus menangani kelainan bawaan bentuk kepala dan muka (patah tulang muka akibat kecelakaan).
5. Bedah mikro (seperti traumatik amputasi jari yang memerlukan penyambungan pembuluhDarah).
6. Transexual

Sedangkan pembedahan Estetika dibedakan dalam 2 kategori yaitu pembedahan yang disebabkan proses penuaan, bertujuan memperbaiki struktur otot maupun kulit yang sedang mengalami proses degenerasi (kehilangan elastisitas sehingga kendur), seperti facelift (pengencangan muka) atau blepharoplasti (perbaikan kelopak mata).

Kategori ke 2 yaitu tindakan bedah estetik yang bukan karena proses penuaan tetapi untuk kelainan bentuk anatomi tubuh yang kurang harmonis seperti pembuatan kelopak mata, bedah estetik hidung, dagu, payudara. Tindakan bedah estetik lainnya antara lain body contouring/reshaping dengan membuang lemak yang berlebihan (liposuction) atau tummy tuck (operasi pada dinding perut) dan bedah kraniomaksilofasial untuk tujuan estetik (operasi rahang dan dagu).
Jenis operasi bedah plastik bervariasi antar negara. Di negri Asia berbeda dengan di Eropa. Kebanyakan pasien bedah plastik adalah wanita, dan tidak lagi hanya kalangan artis yang datang berkonsultasi.

Jika seseorang merasa perlu melakukan operasi bedah plastik, kondisi tubuhnya harus sehat, tidak sedang menderita sakit gula, jantung, paru-paru. Bukan berarti mereka yang menderita penyakit tersebut tidak dapat melakukan operasi estetik, hanya akan lebih baik untuk mengurangi risiko pada saat operasi dilakukan.


Operasi Plastik, Rekontruksi dan estetika

September 24, 2008

Operasi Plastik
Amankah untuk Organ Reproduksi?

Tren Baru: mengembalikan penampilan fisik dengan bedah plastik, Amankah jika kelak hamil dan menyusui lagi?

Seorang artis kondang buka rahasia tentang penampilannya yang tetap cling, meski ia sudah jadi ibu beberapa anak. Sang diva mengaku menjalani bedah plastik. Oh, apanya yang dioperasi?

Organ tubuh yang kerap ‘dibenahi’ adalah payudara dan daerah seputar perut. Padahal di dalam wilayah tersebut terdapat sistem reproduksi wanita.

Rekontruksi dan estetika

Sebenarnya apa sih, bedah plastik itu? Bedah plastik adalah tindakan operasi atau pembedahan yang bertujuan memperbaiki fungsi dan estetika bagian tubuh. Kata plastik dalam istilah ini berasal dari bahasa Yunani plastikos yang berarti membentuk. Jadi, sama sekali tidak ada hubungannya dengan istilah plastik yang kita kenal secara umum.

Nah, menurut dr. Elida Sari Siburian, SpBP, dokter spesialis bedah plastik dari RS Fatmawati, Jakarta, “Bedah plastik ini terbagi menjadi dua jenis, yakni bedah plastik rekonstruksi dan bedah plastik estetika. Seorang dokter ahli bedah plastik, mengerjakan keduanya.”

Elida memberi contoh, “Pada seorang wanita yang telah melakukan operasi pengangkatan tumor pada payudaranya, dokter bedah plastik dapat membantu mengembalikan bentuk payudara seperti semula melalui bedah plastik rekonstruksi.”

Bagaimana dengan bedah plastik estetika? “Salah satu contohnya adalah yang banyak dibicarakan sekarang, yaitu liposuction atau sedot lemak dan tummy tuck, yaitu tindakan membentuk perut serta menarik otot-otot perut. Liposuction sendiri bertujuan untuk pembentukan atau shaping. Jadi, jangan berharap setelah melakukan ini, tubuh akan menjadi kurus atau langsing. Begitu juga dengan tummy tuck. Sebab, lemak yang diambil adalah yang terletak di bawah lapisan kulit, sehingga tidak bertujuan mengecilkan bagian dalam perut,” jelas dokter yang mengambil spesialisasi bedah plastik di FKUI pada tahun 1999 ini.

Itu sebabnya, dr. Elida mengingatkan, bila Anda baru saja melahirkan dan kebetulan tubuh jadi sangat melar, hendaknya tidak segera melakukan pengembalian bentuk tubuh, baik dengan liposuction maupun tummy tuck. Tunggulah sampai lewat dari 3 bulan setelah melahirkan.

Alasannya, masih menurut dr. Elida, “Pertama, secara medis, kedudukan atau posisi rahim pada ibu yang baru melahirkan masih tinggi, belum kembali ke posisi normal. Kedua, kadar hormon di dalam tubuh si ibu belum stabil. Dan ketiga, ibu yang baru melahirkan biasanya masih dalam proses mengalami gangguan aliran darah balik dari kaki, karena rahimnya yang membesar selama masa kehamilan. Juga, kondisi jaringan tubuhnya belum membaik seperti sediakala, sehingga kalau dilakukan upaya pengembalian bentuk tubuh, hasilnya akan tidak optimal.”

Anisa Bahar (27 tahun), penyanyi yang baru melahirkan Shakty Fany Pratama (1 tahun), adalah salah seorang yang melakukan upaya pembenahan penampilan dengan mematuhi aturan main dari dokter. “Saya melakukan liposuction 4 bulan setelah melahirkan. Ini berdasarkan saran dokter kandungan saya. Katanya, paling cepat baru boleh dilakukan setelah 3 bulan.”

Sementara Aisyah (bukan nama sebenarnya) yang merasakan adanya lemak menggelambir di beberapa bagian tubuhnya setelah punya 5 anak, memutuskan untuk melakukan liposuction dan tummy tuck kurang-lebih setahun yang lalu, setelah anak terkecilnya berusia 7 tahun.

Masih seputar bedah plastik, dr. Budi Imam Santoso, SpOG(K) yang menjabat sebagai Kepala Divisi Uroginekologi, Departemen Obstetrik dan Ginekologi, FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta, menambahkan, “Bagi mereka yang mengalami kerusakan fungsi otot dasar panggul akibat persalinan alami, juga dapat dilakukan tindakan pembenahan dengan bedah plastik, untuk tujuan rekonstruksi dan estetika.”

Hamil dan menyusui lagi

Alasan kuat yang mendorong seorang wanita mau ‘bersakit-sakit’ melakukan operasi plastik, tak bisa dipungkiri, kebanyakan memang untuk memperbaiki penampilan. Anisa Bahar tidak menutup-nutupi akan hal itu. “Setelah melahirkan, berat badan saya naik sampai 35 kg! Mengerikan! Saya sampai tidak berani tampil di panggung. Saya tidak percaya diri setiap kali melihat bentuk badan saya sendiri! Malu banget rasanya….“

Aisyah punya alasan sedikit berbeda. “Motivasi saya melakukan liposuction dan tummy tuck untuk masalah penampilan dan kesehatan. Kalau terlalu banyak lemak di dalam tubuh saya, pasti risiko terserang berbagai jenis penyakit juga lebih besar. Apalagi dalam keluarga saya ada riwayat penyakit diabetes.”

Dari kasus-kasus yang pernah ditanganinya, dr. Elida yang memiliki sertifikat nasional dan internasional untuk melakukan bedah plastik ini menuturkan fenomena yang berkembang di tengah masyarakat, “Memang, wanita sekarang, apalagi mereka yang bekerja, secara estetika membutuhkan pakaian yang nyaman, praktis, dan membuatnya percaya diri terhadap penampilannya, sesuai profesi masing-masing. Tak heran, kalau setelah melahirkan, ada yang ingin cepat-cepat memperbaiki kembali bentuk tubuhnya agar bisa berpenampilan seperti sebelum hamil. Bukan hanya bentuk perutnya tapi juga ukuran payudaranya.”

Sementara itu, dr. Budi melihat adanya alasan lain bagi seorang wanita untuk melakukan bedah plastik. “Lebih dari 90% kasus kerusakan otot dasar panggul, terjadi akibat proses persalinan alami. Keadaan ini dapat mengakibatkan gangguan berupa ketidakmampuan menahan buang air kecil dan air besar. Juga, penurunan posisi rahim, kandung kemih, serta rektum. Bahkan, bisa sampai mengakibatkan tidak berfungsinya organ seksual. Nah, pembenahan terhadap gangguan fungsi otot dasar panggul dengan tindakan bedah konstruksi maupun estetika, lebih bertujuan untuk mengembalikan atau meningkatkan kualitas hidup si ibu.”

Setelah menjalani operasi plastik dan menikmati hasil dari ‘jerih payah’ dan ‘pengorbanan’ mereka, baik Anisa maupun Aisyah mengaku merasa sangat puas. Bahkan, mereka juga mengatakan rasa percaya dirinya menjadi pulih. Mereka merasa happy dengan dirinya! “Walau hasilnya baru terlihat agak lama, sekitar 6 bulan kemudian, tapi saya puas! Orang-orang di sekitar saya juga kaget dan memuji, khususnya suami saya….” tutur Anisa dengan nada bahagia.

Tak jauh beda dengan Anisa, Aisyah pun merasakan kebahagiaan melihat hasilnya. “Seluruh keluarga yang mendukung keputusan saya waktu itu, juga merasa puas.”

Lalu, bagaimana akibat operasi tersebut untuk organ reproduksi ibu? Baik dr. Elida dan dr. Budi sepakat menyatakan bahwa setelah dilakukan bedah plastik rekonstruksi maupun estetika, seluruh organ reproduksi yang ‘dibenahi’ dapat berfungsi kembali seperti sediakala. “Bagi mereka yang menjalani bedah plastik payudara, akan tetap dapat berfungsi untuk menyusui anaknya. Karena implant diletakkan di bawah kelenjar air susu. Begitu juga dengan sedot lemak pada perut,” jelas dr. Elida. Jadi, ibu yang bersangkutan juga boleh hamil lagi 3 bulan setelah operasi plastik, karena proses liposuction dan tummy tuck tidak melibatkan rahim.

Tak heran jika artis seksi Hollywood Pamela Anderson yang terkenal dengan ukuran payudaranya yang jauh di atas rata-rata. Tetap sukses menyusui kedua anaknya meski pada payudaranya dilakukan bantuan operasi penambahan implant.

Sementara untuk bedah plastik rekonstruksi akibat kerusakan otot dasar panggul pasca persalinan, dr. Budi juga menegaskan, “Setelah dilakukan operasi, anatomi, fungsi, dan penampilan organ reproduksi yang dibenahi akan kembali seperti semula. Jadi, si ibu aman-aman saja bila ingin hamil lagi.”

Segudang informasi

Sebagai pakar dalam urusan bedah plastik pada tubuh wanita, baik dr. Elida maupun dr. Budi sama-sama menyarankan kepada mereka yang berniat melakukan bedah plastik untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya sebelum mengambil keputusan.

Dokter Elida yang pernah mengikuti Simposium Internasional Asosiasi Bedah Plastik Amerika Serikat di Chicago bulan September-Oktober 2005 ini, mengingatkan, “Anda harus mengerti dulu makna dari berbagai istilah tindakan yang akan dilakukan pada bedah plastik. Misalnya, arti dan tujuan dari liposuction dan tummy tuck. Termasuk, pertimbangan kesiapan mental si ibu bila setelah melewati prosedur operasi yang mungkin dirasakan sakit, dan apabila dia kelak hamil lagi, siapkah untuk merasakan sakit lagi pada waktu menjalani proses persalinan, mengingat ambang sakit setiap orang berbeda.

Juga, perlu dipertimbangkan bekas luka operasinya, akan ditempatkan di sebelah mana, serta Anda pun harus tahu hasil yang akan dicapai setelah menjalani seluruh rangkaian operasi.”

Saran dr. Budi untuk bedah plastik rekonstruksi kerusakan otot dasar panggul pasca melahirkan juga tak jauh beda. “Si ibu yang akan menjalani operasi harus membekali diri dulu dengan informasi tentang cara mendeteksi secara dini adanya kerusakan fungsi otot dasar panggulnya sehabis melahirkan. Bila sudah positif didiagnosa dokter, biasanya pembenahan dan pemulihan pertama adalah dengan menyarankan si ibu berlatih senam Kegel. Apabila dengan cara itu tidak berhasil, barulah kita lakukan tindakan operasi. Tapi, kita juga akan mengatakan secara terus terang bahwa tingkat keberhasilannya paling tinggi hanya sekitar 80%.”

Upaya membekali diri ini juga dilakukan Anisa. “Sebelum melakukan liposuction, saya konsultasi dulu dengan dokter bedah plastik dan dokter kandungan. Karena saya berencana punya anak lagi, saya tidak melakukan liposuction melebihi saran dokter. Jadi dilakukan bertahap, tidak secara instan. Bagian lemak yang disedot juga tidak termasuk payudara.”

Sedangkan Aisyah, sebelum melakukan liposuction dan tummy tuck, rajimn mencari informasi dan berkonsultasi dengan dokter. “Saya konsultasi ke dokter sampai 3 kali,” katanya.

Satu hal yang juga perlu diingat dan dijadikan bahan pertimbangan yang matang sebelum berencana melakukan bedah plastik adalah, apa yang baik bagi orang lain, belum tentu baik pula bagi Anda! Karena, tubuh setiap orang sangat unik. Sebagai contoh, mungkin tubuh teman Anda yang melakukan bedah plastik tidak memiliki bakat mudah terbentuk keloid, sehingga hasil operasinya terlihat sukses karena tidak meninggalkan bekas yang berarti. Sebaliknya, bila Anda memiliki bakat keloid, sebaiknya berpikir lebih panjang sebelum mengambil keputusan. Karena, pada mereka yang berbakat keloid, bekas luka operasi umumnya akan menjadi keloid yang cukup mengganggu. Bisa-bisa malah timbul masalah baru!

Sebagai tambahan bahan pertimbangan Anda menurut dr. Elida, carilah dokter ahli bedah plastik yang bersertifikat. Akan lebih baik kalau dokter tersebut juga memiliki sertifikat internasional sehingga kalau pun terjadi sesuatu di kemudian hari, penanganannya dapat dirujuk ke dokter lain yang lebih ahli dalam skala internasional.

Sri Lestariningsih

Bahan: Andi Maerzyda Th, SL


Operasi Estetika

September 24, 2008

Setiap perempuan ingin cantik. Dengan begitu, mereka merasa diperhatikan dan memiliki kepercayaan diri ketika bersosialisasi.

Namun, kini ukuran kecantikan bagi perempuan tidak lagi hanya yang terpancar dari dalam (inner beauty), namun juga kecantikan fisik (outer beauty). Konsep kecantikan dari dalam dan luar tubuh saling berkaitan dan diyakini akan menciptakan kecantikan sempurna.

Jika kecantikan perempuan dari dalam seperti kebaikan hati, kesabaran, dan akhlak baik lainnya sudah terpancar, kecantikan luar menjadi pelengkapnya.

Jika Anda salah satu yang kurang puas dengan bentuk tubuh atau penampilan fisik, ada beragam cara membuat kecantikan fisik sesuai keinginan. Salah satunya adalah dengan operasi estetika atau yang dalam bahasa asingnya disebut cosmethic surgery.

Ada dua alasan mengapa seorang dokter ahli kecantikan melakukan tindakan operasi estetika.

Pertama, adanya cacat pada bagian tubuh tertentu seseorang yang membuat dokter kecantikan perlu melakukan tindakan operasi rekonstruksi. Ada pula pasien yang mengalami kecelakaan dan membuat fisiknya yang semula sempurna menjadi cacat.

Kedua, ada juga tindakan operasi yang bertujuan untuk memperbaiki bagian tubuh tertentu karena adanya ketidakpuasan pasien dari kondisi yang sudah ada.

Ada banyak cara tindakan operasi, mulai dari mengurangi sampai dengan menambah bagian tubuh tertentu supaya menjadi lebih sempurna.

Operasi seluruh tubuh

Hampir seluruh bagian tubuh dapat dioperasi supaya menjadi lebih sempurna. Mulai dari rambut, alis, bulu mata, kelopak mata, hidung, pipi, dagu, leher, sampai dengan bentuk wajah, tubuh.

Bagian tubuh lainnya juga dapat diperbaiki seperti misalnya kulit, gigi, dan rambut.

Beberapa tindakan operasi estetik yang dapat dipilih yaitu liposuction atau liposculpture, rhinoplasty atau nose surgery, face lift, scar revision, permanent hair removal, radio frequency surgery, skin rejuvenation, microdermabrasion, botox injection, dan blepharoplasty atau eye lids surgery.

Selain itu ada tindakan operasi estetik lainnya seperti anti aging, skin filler, facial medic, dan manicure atau pedicure medic.

Untuk tindakan operasi gigi, tindakan operasi kecantikan yang dapat dipilih yaitu membersihkan karang gigi, menambal lubang, perawatan saraf, pencabutan, merapikan, memutihkan, dan membuat prothese gigi dengan membuat crown, bridge, dan implan.

Kini operasi ini juga tidak hanya dapat dilakukan oleh kaum perempuan saja, kaum pria juga dapat menikmati hasil dari operasi estetik ini.

Misalnya, pria yang mengalami kebotakan. Lebih dari 90% kebotakan pada pria disebabkan faktor androgenetic, faktor kebotakan yang tidak dapat diatasi hanya dengan berbagai pengobatan dan perawatan saja.

Untuk persoalan yang satu ini, operasi estetik yang mungkin dapat dilakukan adalah pencangkokan rambut, solusi permanen dengan hasil yang alami. Syarat mutlak tentunya adanya pendonor rambut.

Pada perempuan tindakan ini lazim dilakukan karena adanya gejala penjarangan rambut, sehingga perlu juga dilakukan pencangkokan rambut.

Namun, rambut yang dimaksud bukan hanya rambut di kepala saja, rambut yang tumbuh di alis, bulu mata, kumis, cambang, bahkan rambut genital.

Tentunya tindakan operasi semacam ini tidak murah. Selain itu harga yang dipertaruhkan juga bukan sekadar uang, namun bisa jadi juga nyawa.

Persoalan tubuh secara fisik itu bisa diatasi dengan pola hidup yang sehat sejak usia dini. Makan makanan sehat, tidak stres, tidur cukup, tidak mengkonsumi alkohol, dan berolahraga secara teratur adalah cara seseorang tetap berada dalam kondisi sehat dan cantik

Oleh Th.D.Wulandari
Wartawan Bisnis Indonesia

Sumber: Bisnis Indonesia


Bedah Rekonstruksi

September 22, 2008

Bedah rekonstruksi merupakan tindakan bedah yang mengkhususkan diri pada penanganan deformitas/kecacatan serta defek/kelainan pada kulit, jaringan lunak, dan rangka tulang dan otot di bawahnya. Cacat tersebut dapat disebabkan oleh kelainan bawaan, trauma, penyakit infeksi dan keganasan. Salah satu contoh dari tindakan bedah ini adalah bedah tandur alih kulit/cangkok kulit (transplantasi kulit) pada pasien yang mengalami kerusakan kulit akibat luka bakar atau kecelakaan. Istilah bedah rekonstruksi untuk pada masyarakat umum sering salah diartikan atau salah ditafsirkan dengan bedah estetik atau bedah kosmetik, yang sebenarnya merupakan tindakan bedah yang bertujuan merubah sesuatu yang pada hakekatnya normal namun ingin merubahnya menjadi sesuatu yang diinginkan. Contoh bedah estetik antara lain yaitu isap-lemak (liposuction) dan pembedahan mengencangkan kulit. Pada tuliisan ini akan dibahas mengenai bedah tandur alih kulit (transplantasi kulit) yang sering dilakukan pada bedah rekonstruksi. Tandur alih/cangkok kulit umumnya merupakan auto-transplantasi dimana kulit yang digunakan berasal dari individu yang sama. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan keberhasilan tindakan bedah yang dilakukan untuk mengurangi seminimal mengkin reaksi penolakan yang dapat timbul. Metode baku yang digunakan dalam cangkok kulit, yaitu split cangkok kulit, transposisi, flap bertangkai, dan cangkok jaringan bebas. Split cangkok kulit (skin grafting) merupakan cangkok lapisan epidermis kulit yang dapat dipindahkan secara bebas. Kulit yang digunakan dapat berasal dari bagian mana saja dari tubuhnya, namun lazimnya berasal dari daerah paha, pantat, punggung, atau perut. Permukaan kulit dapat diperluas dengan membuat irisan-irisan yang bila direnggang akan membentuk jala, sehingga luasnya mencapai 1,5 kali hingga 6-9 kali luas semula. Teknik cangkok jala ini disebut mesh dan biasanya digunakan pada luka bakar yang luas. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka diperlukan beberapa persyaratan antara lain, pendarahan pada daerah resipien (daerah yang pendapat kulit cangkokan) harus baik, tidak adanya infeksi, dan keadaan umum penderita. Flap adalah cangkok jaringan kulit beserta jaringan lunak dibawahnya yang diangkat dari tempat asalnya tetapi tetap mempunyai hubungan pendarahan dengan tempat asal. Flap yang dipindahkan akan membentuk pendarahan baru di tempat resipien. Tindakan bedah rekonstruksi ini antara lain sering digunakan untuk memperbaiki kecacatan atau kelainan yang timbul akibat kecelakaan. Aplikasi teknik bedah ini antara lain digunakan pada rekonstruksi cuping hidung, memperbaiki kelainan pada wajah pasca operasi (misalnya kelainan pada pipi pasca operaasi tumor), kelainan pada kulit dengan jaringan parut, dan lain-lain. Walaupun dalam bedah rekonstruksi dan bedah estetik diupayakan dengan semaksimal mungkin menggunakan bahan-bahan yang berasal dari tubuh penderita sendiri. Namun adakalanya pada keadaan tertentu hal tersebut tidak memungkinkan sehingga untuk menunjang upaya bedah rekonstruksi dan bedah estetik tersebut masih diperlukan bahan-bahan sintetis. Bahan-bahan tersebut sebelum digunakan dan ditanam dalam tubuh harus memiliki beberapa syarat antara lain tidak atau sedikit menimbulkan reaksi tubuh, tidak magnetis, dan tidak mengantar listrik. Bahan sintetik yang lazim dipakai adalah silicon, akrilik, dan logam campuran seperti titanium. Prosedur ini antara lain digunakan pada implantasi prostesis payudara (payudara tiruan) setelah operasi pengangkatan payudara akibat kanker payudara. Kemajuan bedah rekonstruksi yang merupakan salah satu cabang dari ilmu bedah telah memberikan manfaat yang sangat besar bagi mereka yang sebelumnya mungkin sudah putus asa pada kecacatan dan kelainan kulit yang dimilikinya. Dengan tindakan bedah rekonstruksi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan meningkatkan kepercayaan diri penderita. Walaupun demikian tetap diperlukan penelitian dan pengembangan teknik yang lebih baik sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih baik, selain itu juga diperlukan adanya sosialisasi yang baik ke masyarakat mengenai teknik bedah ini bagi masyarakat sehingga masyarakat dapat memanfaatkan teknik ini dengan lebih luas lagi.


Augmentation Rhinoplasty ( Operasi memancungkan Hidung )Dr. Budiman, SpBP

September 5, 2008

Hidung terletak di bagian central dari wajah, sehingga hidung sangat mempengaruhi penampilan dan kecantikan seseorang. Ada beberapa tipe hidung tergantung bangsa dan ras manusia. Dikenal hidung yang mancung, ramping, pesek, lebar, dan lain lain. Hidung yang didambakan masing masing orang tidaklah sama, namun pada umumnya hidung orang kulit putih (caucasia) masih dijadikan hidung rujukan, sehingga ras Asia dan Afrika lebih banyak menginginkan operasi memancungkan hidung (Augmentation rhinoplasty).


Dalam Ilmu Bedah Estetik, tentu saja dikenal acuan-acuan tertentu dalam melakukan operasi augmentation rhinoplasty, salah satu prinsip yang penting adalah penampilan yang natural harus diutamakan. Penampilan natural merubah individu ras asia yang berhidung pesek menjadi ras asia yang berhidung mancung (lebih cantik secara asia), bukan merubah ras asia menjadi seperti ras kaukasia atau ras Arab dan India misalnya. Namun demikian apabila klien menghendaki tentu seorang Ahli bedah plastik dapat saja mewujudkan keinginan tersebut. Biasanya sebelum operasi selesai, klien dipersilakan melihat cermin apakah hidung barunya sudah sesuai dengan harapannya, apabila belum maka dokter bedah plastik akan meraut kembali implant yang dimasukkan.


Ada banyak teknik operasi memancungkan hidung. Hidung yang pesek dapat diganjal dengan sesuatu yang dapat mengangkat dan mempertahankan hidung tersebut agar lebih mancung. Bahan yang dipakai harus merupakan sesuatu yang padat, bisa terbuat dari tulang, maupun tulang rawan klien itu sendiri, bisa juga memakai implant silikon padat yang konsistensinya lunak sepereti karet. Bahan padat tersebut bersifat inert, tidak berubah bentuk dan tidak merangsang jaringan sekitarnya, dan apabila dikehendaki dapat diangkat kembali kapan saja. maka hidung klien pun akan kembali seperti semula.


Teknik yang banyak dipilih biasanya teknik yang menggunakan implant padat silikon. Teknik operasi ini, tampaknya terlihat simpel, sehingga banyak kolega dokter maupun bukan dokter yang berusaha mencoba dan melakukan operasi tersebut. Tentu saja hasil yang dihasilkan pun beraneka ragam, kadang aspek natural kurang diperhatikan sehingga hidung klien tampak jelas seperti hidung hasil operasi (Operated nose), komplikasi yang ditimbulkannya pun tidak jarang terjadi antara lain berupa hidung yang miring, implant yang keluar dari tempatnya, infeksi dan lain lain yang mungkin disebabkan oleh karena bentuk dan ukuran implant yang tidak cocok, mungkin terlalu panjang, terlalu pendek, terlalu kecil atau terlalu besar, disamping sterilitas pengerjaan yang kurang diperhatikan.


Untuk mencapai keinginan yang diharapkan, sebaiknya hubungi dokter-dokter yang berkompeten melakukan tindakan tersebut yang telah mengikuti kurikulum yang jelas dalam pendidikan formalnya seperti dalam kurikulum Ilmu Bedah Plastik. Lama pengerjaan Operasi ini kurang lebih satu jam saja, dan dapat dilakukan dengan pembiusan lokal tidak memerlukan rawat inap. Untuk lebih jelas silakan menghubungi dokter anda yang tergabung dalam Perhimpunan Ahli Bedah Plastik Indonesia (PERAPI) atau dapat juga berkonsultasi melalui media ini. Bagaimanapun juga hidung anda adalah sesuatu yang sangat berharga, jadi berhati hatilah dalam memilih dan menentukan dokter anda.


Konsultasi bedah plastik Konsultan: Dr.Budiman, SpBP dari Pro Aesthetic Clinic

September 4, 2008

Konsultasi bedah plastik

Konsultan: dr Budiman, SpBP dari Pro Aesthetic Clinic / Pav Kartika Gatot Subroto


Tanya:

Dok, saya ibu rumah tangga berusia 32 tahun. Saya ada masalah di dahi. Di tengah dahi sayantara kedua alis ada garis yang cukup dalam, seperti kerutan sungguh tidak enak dipandang. Apa cara yang harus saya tempuh untuk menghilangkannya? Agar dahi saya kencang dan indah dan berapabiayanya?

Rina Wati, Pekanbaru

Jawab:

Ibu Rina Wati, kerutan didahi memang normal terjadi sesuai dengan bertambahnya umur. Ada beberapa tehnik untuk menghilangkan kerutan tsb antara lain dengan suntikan Botox atau Botulinum Toxin. Botox meruapakan perawatan penunda penuaan (anti-aging) dan penghilang kerut di wajah.

Kerut di wajah erat kaitannya dengan ekspresi wajah. Tersenyum, menangis atau cemberut yang digerakkan syaraf-syaraf wajah. Ekspresi yang dihasilkan oleh kontraksi otot baik akibat gembira, sedih ataupun stres inilah yang menyebabkan pengenduran atau pengerutan kulit.
Botox mampu membuat otot wajah kembali rileks. Biasanya botox dilakukan dengan menyuntikkan larutan Botoxsecukupnya ke beberapa titik wajah yang ingin diterapi dengan bantuan tabung suntik berjarum superkecil. Satu tabung sunting larutan diistilahkan 1 unit. Setiap satu titik wajah biasanya membutuhkan 2-4 unit, tergantung kebutuhan.

Karena tanpa bius, disuntik Botox rasanyasedikit sakit. Namun akan hilang dalam hitungan detik. Dua-tiga hari kemudian, efeknya akan kelihatan. Kerut-merut wajah tak tampak lagi. namun hasilnya tidak permanent. Karena ketika efek Botox hilang dalam 3-4 bulan harus disuntik lagi.

Setelah itu daya kerja Botox hanya mampu bertahan 3-6 bulan sejak penyuntikan. Agar Botox bekerja lebih efektif dan tahan lama, penyuntikan harus dilakukan secara rutin. Dalam setahun, mungkin diperlukan 2-3 kali penyuntikan.

Alternatif lainnya adalah dengan penarikan memakai benang (Counter threads atau APTOS, dll). Benang APTOS dipasang setelah pembiusan lokal, dengan bantuan jarum, benang dimasukkan ke jaringan ikat di bawah kulit (subkutis). Kemudian jarum dikeluarkan dan benang ditinggalkan di dalam kulit. Dalam waktu sebulan, kolagenisasi (pembentukan Kolagen, yaitu bahan penunjang utama dalam kulit) akan terjadi. Benangpun lama kelamaan akan menyatu dengan jaringan kulit. Dan kulitpun akan menjadi kencang.

Setelah tindakan yang memakan waktu 30-60 menit (tergantung pada area yang akan dimasuki benang) tersebut, Anda akan mengalami sedikit pembengkakkan yang akan hilang dalam beberapa hari. Tidak ada perawatan khusus setelah tindakan, bahkan keesokkan harinya Anda sudah bisa melakukan aktivitas sehari-hari. Anda juga disarankan untuk tidak memijat kulit terlalu keras, membuat ekspresi wajah yang berlebihan, serta mengkonsumsi makanan dan minuman yang terlalu panas selama dua sampai tiga minggu. Ini karena selama waktu itu benang belum menyatu dengan kulit. Sedangkan makanan dan minuman yang panas bisa mengganggu proses kolagenisasi.

Efeknya relatif lama s/d 3 tahunan dan yang lebih tahan lama adalah dengan operasi Face Lifting Klasik, namun mengingat usia Anda masih muda 32 th yang paling cocok menurut saya adalah injeksi Botox atau penarikan dengan benang saja.Mengenai biaya tergantung rumah sakit atau klinik tempat Anda melakukan perawatan.


Konsultasi bedah plastik. Bersama Konsultan: dr Budiman, SpBP

September 4, 2008

Konsultasi bedah plastik

Konsultan: dr Budiman, SpBP dari Pro Aesthetic Clinic/Pav Kartika Gatot Subroto

* Tanya:

Gadis usia 21 tahun, payudara saya yang pertumbuhannya tidak maksimal, bahkan kurang dari normal (eksra kecil). Saya sudah mencoba berbagai macam cara tapi tidak pernah berhasil. Dari menggunakan ramuan pil maupun krim tapi tetap tidak ada bedanya. Saya punya penyakit asma, apa itu mempengaruhi pertumbuhan payudara saya? Apakah payudara saya masih tumbuh dengan normal minimal sekepal tangan saya? atau tetap dengan ukuran yang super kecil. Sebentar lagi saya mau menikah, saya tidak ingin mengecewakan suami ( Yanti, Yogyakarta )

Jawab:

Mbak Yanti, perkembangan ukuran payudara dipengaruhi oleh sistem hormonal yang akan terlihat perubahannya pada masa pubertas, dan membesar aktif pada saat kehamilan.. Penyakit asma tidak berkaitan dengan keadaan tersebut.

Bila sebentar lagi anda akan menikah tentu saja diperlukan suatu perubahan drastis pada ukuran payudara anda yang memang relatif kecil dibandingkan dengan ukuran normal gadis seusia anda. Cara yang paling sederhana adalah dengan menanamkan implant payudara dibalik kelenjar payudara sesuai dengan ukuran yang diinginkan melalui suatu sayatan kecil sepanjang 3 cm di bagian lipat bawah payudara, atau di sekitar areola, dan dapat juga melalui sayatan lipat ketiak.. Pada saat hamil dan menyusui, implant tsb tidak akan berpengaruh banyak terhadap aktifitas payudara anda karena posisinya berada diluar kelenjar payudara.

Ada berbagai macam dan bentuk dan jenis implant payudara. Implant tersebut berbentuk kantong silikon yang didalamnya berisi cairan.garam fisiologis, mau pun kohesif gel silikon. Isi implant tersebut tetap akan berada di dalam kantongnya, kecuali bila dipecahkan, sehingga sangat aman dalam menjamin bentuk dan ukuran payudara yang diinginkan dan dapat dikeluarkan kembali dengan utuh , bila klien menghendakinya.

Operasi penanaman implant dilakukan dalam pembiusan umum, dengan lama perawatan satu hari (One Day Care) dan dikerjakan di kamar operasi dengan sterilitas yang terjamin. Sebelum operasi, dokter akan melakukan pemeriksaan lengkap dan berdiskusi dengan anda tentang ukuran dan bentuk yang diinginkan, sambil melakukan pemeriksaan fisik, dan laboratorium antara lain untuk mengetahui faktor pembekuan darah dan faktor-faktor lain yang akan mempengaruhi proses penyembuhan.

Karena dilakukan dalam pembiusan umum, anda diharuskan berpuasa kurang lebih enam jam sebelum pelaksanaan operasi. Lama operasi berlangsung lebih kurang satu setengah sampai dua jam, dan setelah sadar, anda bisa langsung makan dan minum. Dokter akan memberikan obat antibiotik dan pengurang rasa sakit walau pun nyeri pasca operasi jarang dikeluhkan. Keluhan yang biasa dirasakan klien adalah dada terasa penuh dan tegang dan akan terbiasa dalam dua sampai tiga hari. Sebelum satu minggu sebaiknya jangan dulu mengangkat tangan ke atas. Jahitan diangkat setelah lima atau tujuh hari. Aktifitas olah raga dan mengangkat beban berat, biasanya dapat dilakukan setelah satu bulan. Sebenarnya tidak diperlukan perawatan khusus pasca operasi, namun tindakan massage / pengurutan secara halus bermanfaat untuk melancarkan aliran limfatik payudara tersebut, dan tentu saja dokter akan menunjukkan bagaimana caranya.

Efek samping operasi ini jarang terjadi, kalau pun ada, mungkin berkaitan dengan alergi terhadap obat-obatan yang dipakai, namun dokter akan selalu melakukan test sensitifitas sebelumnya. Lebam dan memar, dapat terjadi pada klien yang memiliki faktor pembekuan darah yang memanjang atau sedang mengkonsumsi obat-obat pengencer darah (golongan aspirin, heparin, dll), obat-obat tersebut sebaiknya dihentikan dulu beberapa hari sebelum operasi. Efek samping jangka panjang adalah terbentuknya kapsul kontraktur dimana implant yang ditanam dindingnya agak mengeras, oleh karena reaksi jaringan akibat perlakuan penanaman yang agak ‘kasar’. Dokter Ahli Bedah Plastik anda, biasanya akan sangat menghargai jaringan dalam melakukan implantasi ini, sehingga hal tersebut dapat dihindari.

Biaya pemasangan implant payudara, bervariasi tergantung tarif masing-masing dokter dan di Rumah Sakit mana tindakan tersebut dikerjakan. (biaya tersebut bervariasi antara 25 juta sd 40 jutaan).

Dr. Budiman, SpBP, Pro Aesthetic Clinic, Jln Raden Saleh no 39 D Cikini Jakarta Pusat.

Tlp/Fax. 021- 31936592

* Tanya:

Saya memiliki masalah dengan payudara saya yang agak kecil. Dok, bagaimana cara membesarkan padahal umur saya 36 tahun, saya belum punya anak. ( Ruroh, Kaltim )

Jawab:

Mbak Ruroh, cara paling baik untuk memperbaiki bentuk dan ukuran payu dara anda adalah dengan cara memasang implant payudara saja. Ada beberapa tipe implant payudara tergantung kebutuhan dan kondisi payudara anda, sesuai dengan penjelasan saya sebelumnya. Hati hati dengan tawaran untuk membesarkan payudara dengan suntikan (biasanya silikon cair).

Seorang dokter tidak akan pernah menyuntikkan cairan silikon ke dalam tubuh karena efek cairan tersebut sangat merugikan, (baca dampak mengerikan penyuntikan silikon cair pada edisi sebelumnya) Cairan jenis apa pun yang disuntikkan ke dalam payudara (termasuk kolagen) tidak akan menetap disitu saja bila tidak berada dalam kantong yang aman, bahkan bila kebetulan masuk ke dalam pembuluh darah besar akan menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah di jantung yang akan menyebabkan serangan jantung mendadak atau menyebabkan emboli paru-paru yang akan menyebabkan sesak nafas mendadak, dan semuanya berujung pada kematian. Di Indonesia telah beberapa kali dilaporkan kasus kematian akibat penyuntikan silikon cair pada payudara yang dilakukan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. Jadi sebaiknya carilah dokter-dokter yang berkompeten melakukan tindakan tersebut di kota anda..

Dr. Budiman, SpBP, Pro Aesthetic Clinic, Jln Raden Saleh no 39 D Cikini Jakarta Pusat.

Tlp/Fax. 021- 31936592


Konsultasi bedah plastik. Konsultan: Dr. Budiman, SpBP

September 4, 2008

Konsultasi bedah plastik

Konsultan: dr Budiman, SpBP dari Pro Aesthetic Clinic / Pav Kartika RSPAD Gatot Subroto

* Tanya:

Saya pernah mengalami luka di bagian hidung, akhirnya bentuk hidungku jadi jelek. Apa yang harus saya lakukan agar hidung saya bisa utuh lagi?

(Ama, Sulteng) -

Jawab:

Saudari Ama, bentuk hidung yang berubah mungkin disebabkan oleh karena terdapat perubahan pada bagian tulang hidung tersebut, atau adanya parut dikulit dan bagian lunak hidung (parut hypertrofik). Parut hypertrofik terjadi karena luka yang tidak sembuh dengan mulus. Sayang sekali Anda tidak mendiskripsikan penyebab luka tersebut. Untuk memperbaikinya, Anda bisa datang ke spesialis Bedah Plastik terdekat di daerah Anda tinggal sehingga dokter tersebut akan menganalisa dan melakukan rekonstruksi pada tulang atau jaringan lunaknya.

Mengenai teknik operasi memancungkan hidung,ada banyak tekniknya. Hidung yang pesek dapat diganjal dengan sesuatu yang dapat mengangkat dan mempertahankan hidung tersebut agar lebih mancung. Bahan yang dipakai harus merupakan sesuatu yang padat, bisa terbuat dari tulang, maupun tulang rawan Anda. Atau bisa juga memakai implant silikon padat yang konsistensinya lunak sepereti karet. Bahan padat tersebut bersifat inert, tidak berubah bentuk dan tidak merangsang jaringan sekitarnya, dan apabila dikehendaki dapat diangkat kembali kapan saja. maka hidung Anda pun akan kembali seperti semula.

Teknik yang banyak dipilih biasanya teknik yang menggunakan implant padat silikon. Teknik operasi ini, tampaknya terlihat simpel, sehingga banyak dokter bahkan bukan dokter yang berusaha mencoba dan melakukan operasi tersebut. Tentu saja hasil yang dihasilkan pun beraneka ragam, kadang aspek natural kurang diperhatikan sehingga hidung klien tampak jelas seperti hidung hasil operasi (Operated nose), komplikasi yang ditimbulkannya pun tidak jarang terjadi antara lain berupa hidung yang miring, implant yang keluar dari tempatnya, infeksi dan lain lain yang mungkin disebabkan oleh karena bentuk dan ukuran implant yang tidak cocok, mungkin terlalu panjang, terlalu pendek, terlalu kecil atau terlalu besar, disamping sterilitas pengerjaan yang kurang diperhatikan.

Untuk mencapai keinginan yang diharapkan, sebaiknya hubungi dokter-dokter yang bertkompeten untuk melakukan tindakan tersebut yang telah mengikuti kurikulum yang jelas dalam pendidikan formalnya seperti dalam kurikulum Ilmu Bedah Plastik. Lama. Pengerjaan operasi ini kurang lebih satu jam, dan dapat dilakukan dengan pembiusan lokal tidak memerlukan rawat nginap. Untuk lebih jelas silakan menghubungi dokter anda yang tergabung dalam Perhimpunan Ahli Bedah Plastik Indonesia (PERAPI) Bagaimanapun juga hidung anda adalah sesuatu yang sangat berharga, jadi berhati hatilah dalam memilih dan menentukan dokter Anda.


Dr. BUDIMAN, Sp.BP

September 2, 2008

Dr. Budiman, Sp.BP merupakan salah satu dokter andalan kami yang berpraktek di Klinik Bedah Plastik Pro Aesthetic Clinic Jl. Raden Saleh Raya 39D Cikini Jakarta Pusat. Setiap hari Dr. Budiman stand by mulai jam 14.00 sampai 21.00 wib (dengan perjanjian).

Bagi pelanggan yang ingin berkonsultasi tentang dunia bedah plastik dan problema yang dihadapi dapat langsung melakukan konsultasi dengan datang ke klinik bedah plastik Pro Aesthetic Clinic.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 28 pengikut lainnya.