OPERASI KELOPAK MATA

Oktober 22, 2008

Bedah kosmetik Kelopak Mata atau disebut juga “blepharoplasty“, menghilangkan tumpukan lemak dan kerut, kelebihan kulit pada kelopak mata atas yang membuat anda terlihat lelah atau sedih. Operasi ini juga menghilangkan kantung-kantung dibawah mata dan mengencangkan kulit kelopak bagian bawah. Hasil yang diperoleh adalah mata terlihat lebih cemerlang, tajam dan segar.

Jika anda mempertimbangkan operasi pada bagian atas atau bawah kelopak mata anda, dokter bedah plastik anda menghendaki anda benar-benar mengerti tentang prosedur ini. Bacalah brosur ini sebagai langkah awal. Konsultasi pribadi dengan dokter bedah anda adalah cara terbaik untuk memperoleh informasi tambahan yang anda butuhkan.

MEMPERTIMBANGKAN OPERASI KELOPAK MATA

Operasi plastik pada kelopak mata dapat dilakukan pada manusia dewasa pada semua usia. Beberapa orang melakukan operasi kelopak mata untuk memperbaiki masalah-masalah yang disebabkan oleh faktor usia, sementara yang lain memiliki faktor bawaan yang membuat mereka dirawat pada awal umur 20 atau 30 tahun.

APAKAH SAYA CALON YANG BAIK UNTUK MELAKUKAN OPERASI KELOPAK MATA?

Salah satu atau kombinasi dari kondisi berikut mungkin mengindikasikan bahwa anda merupakan calon yang baik untuk melakukan operasi kelopak mata:

  • Kelebihan kulit yang menyebabkan lipatan alami kelopak mata atas tidak jelas terlihat.
  • Kulit yang kendur menggantung dari kelopak mata atas, mungkin mengganggu pandangan
  • Gembung pada kelopak mata atas, menyebabkan mata terlihat lelah
  • Kelebihan kulit dan keriput pada kelopak mata bawah
  • Kantung dan lingkaran hitam dibawah mata, kadang dengan tekanan pada bagian tulang kelopak mata bawah
  • Kelopak mata bawah yang menggantung, memperlihatkan bagian putih dibawah iris (bagian yang berwarna pada mata)

Operasi kosmetik pada kelopak mata biasanya dapat memperbaiki masalah-masalah ini, meskipun jenis perawatan yang lain mungkin juga perlu dipertimbangkan. Sebagai contoh, jika kondisi kelopak mata atas juga ditambah dengan alis yang kendor, maka pengencangan dahi (forehead lift) mungkin disarankan. Melicinkan keriput (crow feet) mungkin membutuhkan chemical peeling atau prosedur laser resurfacing. Lingkaran dibawah mata yang disebabkan oleh pigmen mungkin dapat dirawat dengan cairan bleach atau chemical peeling.

Dokter bedah anda dapat memberikan informasi lebih lanjut jika anda ingin tahu tentang prosedur yang lain tersebut.

KONSULTASI PRIBADI

Selama konsultasi awal, anda mungkin diminta untuk melihat dikaca dan menunjukkan secara jelas apa yang anda inginkan untuk diperbaiki. Hal ini akan menolong dokter bedah plastik anda untuk memahami harapan anda dan menentukan apakah keinginan tersebut dapat diwujudkan.

BAGAIMANA CARA DOKTER BEDAH PLASTIK MENILAI KEADAAN SAYA UNTUK OPERASI KELOPAK MATA?

Dokter akan mendiskusikan catatan kesehatan anda termasuk operasi-operasi yang pernah dilakukan sebelumnya, dan obat-obatan yang anda pakai. Anda harus memberikan informasi yang lengkap. Tekanan darah, masalah-masalah kelenjar thyroid atau diabetes adalah beberapa kondisi medis yang mungkin menaikkan resiko untuk melakukan operasi kelopak mata.

Dokter bedah plastik anda juga ingin mengetahui apakah anda memiliki alergi terutama jika mempengaruhi mata anda. Mereka mungkin menanyakan apakah anda pernah mencoba menggunakan lensa kontak, tetapi tidak berhasil. Jika anda saat ini menggunakan kaca mata atau lensa kontak, anda harus membawanya, kalau-kalau dokter anda ingin menguji penglihatan anda.

Dokter anda juga perlu mengetahui apakah anda menderita “mata kering” atau apakah anda memiliki masalah yang lain pada mata anda.

Salah satu dari beberapa teknik operasi mungkin menyarankan untuk memperindah penampilan kelopak mata anda. Teknik yang disarankan oleh dokter bedah plastik anda akan tergantung dari banyak faktor seperti jumlah lemak dan kulit yang berlebih di daerah sekitar kelopak mata, dan kondisi otot disekitar mata anda.

BAGAIMANA OPERASI KELOPAK MATA DILAKUKAN?

Karena faktor-faktor individu, tidak setiap orang akan mencapai hasil yang sama pada operasi kelopak mata. Dokter bedah plastik anda akan memilih teknik operasi yang dirasa paling sesuai untuk anda.

Bagaimana dokter bedah plastik dapat memperbaiki penampilan dari kelopak mata atas saya?

Untuk operasi kelopak mata atas, secara umum irisan dilakukan diantara lipatan asli pada kelopak mata atas, dan diperluas sampai sudut luar kedalam garis tawa atau “creases” yang lain. Melalui irisan ini, kelebihan kulit dan jaringan lemak dibuang. Karena irisan dilakukan sepanjang garis natural pada kelopak mata atas, maka bekas operasi tidak terlihat.

Apa yang dilakukan untuk memperbaiki penampilan kelopak mata bawah saya?

Untuk kelopak mata bawah, sering irisan dilakukan persis dibawah kelopak bawah. Melalui irisan ini, kulit yang berlebih, otot, dan lemak dibuang, atau lemak bisa juga dipindahkan ke tempat lain untuk mengurangi gembung atau tonjolan. Untuk memperbaiki masalah-masalah khusus seperti kelemahan otot dapat pula dilakukan.

Seperti operasi pada kelopak mata atas, bekas operasi tidak terlihat karena tertutup oleh lipatan alami.

Pada beberapa kasus, anda dan dokter bedah anda mungkin memutuskan bahwa pendekatan terbaik untuk memindahkan lemak yang berlebih adalah melalui irisan yang ditempatkan didalam kelopak mata bawah. Teknik ini tidak membutuhkan irisan dari luar, tetapi tidak dapat digunakan untuk membuang kulit yang berlebih. Laser kadang-kadang dapat digunakan dalam hubungannya dengan operasi ini.

Keterangan gambar :

Untuk operasi kelopak mata atas, secara umum irisan disembunyikan didalam lipatan alami kelopak mata atas dan diperluas sedikit dibawah garis luar sudut mata dan didalam garis tawa atau lipatan lain yang ada.

Untuk operasi kelopak mata bawah, kadang-kadang irisannya disembunyikan persis dibawah kelopak bawah. Kelebihan lemak didalam kelopak mata atas dan bawah dapat dibuang, atau kadang-kadang lemak pada kelopak mata bawah dipindahkan ke bagian lain.

RESIKO

Untungnya, komplikasi yang berbahaya dari operasi kelopak mata jarang terjadi. Setiap tahun, beribu-ribu orang menjalani operasi kelopak mata dengan sukses, tidak mengalami masalah yang berarti, dan puas dengan hasilnya.

Akan tetapi, sebelum menjalani operasi, anda harus mengetahui keuntungan serta resiko yang mungkin timbul.

Saya mengerti bahwa setiap prosedur operasi mengandung resiko, tetapi bagaimana saya mengetahui informasi yang lebih banyak lagi sehingga saya dapat membuat keputusan?

Subjek resiko dan komplikasi yang potensial dari operasi merupakan pembicaraan yang paling baik antara anda dan dokter bedah plastik anda, atau dengan anggota staff kantor bedah plastik anda.

Beberapa komplikasi potensial yang mungkin dibicarakan dengan anda termasuk hematoma ( pengumpulan darah dibawah kulit yang mungkin harus dibuang ), infeksi dan reaksi anesthesia. Dalam operasi kelopak mata, mungkin pasien akan meras kekeringan atau iritasi pada mata yang membutuhkan perawatan. Ada kemungkinan kelopak mata akan mengalami mati rasa untuk sementara waktu atau gangguan fungsi kelopak mata yang kadang ? kadang mungkin perlu untuk diperiksa oleh operasi tambahan.

Anda dapat membantu memperkecil resiko tertentu dengan mengikuti nasehat dan petunjuk dari dokter bedah plastik anda, baik sebelum maupun sesudah opeasi.

Pengalaman operasi anda

Tujuan dari operasi bedah plastik dan seluruh prosedurnya adalah untuk membuat pengalaman operasi anda menjadi lebih senyaman mungkin.

Apa yang harus saya persiapkan sebelum operasi ?

Jika anda seorang perokok, anda akan diminta untuk berhenti merokok sebagai nasehat sebelum operasi. Aspirin dan obat ? obatan penghilang radang dapat menyebabkan peningkatan pendarahan, sehingga anda harus menghindari pemakaian obat ? obatan ini untuk periode waktu sebelum opearasi. Dokter bedah plastik anda akan memberi anda tambahan petunjuk preoperative.

Seseorang yang menjalani operasi aesthetic kelopak mata biasanya tidak perlu menginap di rumah sakit. Tetapi pastikan bahwa ada seseorang yang akan mengantar anda pulang setelah operasi dan menemani anda paling tidak malam pertama setelah operasi.

Seperti apakah hari setelah operasi ?

Operasi aesthetic kelopak mata anda mungkin dilakukan di rumah sakit, free ? standing ambulatory facility or office ? based surgical suite.

Pengobatan diberikan untuk kenyamanan anda selama prosedur operasi. Seringkali, pembiusan lokal dan penyuntikan ke dalam pembuluh darah dilakukan bagi pasien yang menjalani operasi kelopak mata, meskipun pembiusan biasa mungkin diperlukan pada beberapa hal. Untuk keselamatan anda selama operasi, berbagai macam monitor dipakai untuk memeriksa jantung anda, tekanan darah, nadi dan jumlah sirkulasi oksigen dalam darah anda.

Ketika proses operasi selesai, anda akan dibawa ke dalam ruang pemulihan dan anda akan terus dimonitor. Pandangan anda mungkin akan kabur sebagai hasil dari obat salap yang dipakai untuk menyejukan dan melindungi mata selama operasi juga dari pembengkakan yang biasa terjadi setelah operasi kelopak mata. Mungkin ada sedikit ketidaknyamanan yang tidak terduga setelah melakukan operasi.

Anda mungkin akan diijinkan untuk pulang setelah beberapa jam, meskipun beberapa pasien mungkin harus tinggal di rumah sakit atau di ruang operasi untuk satu malam.

Bagaimana penampilan dan persaan saya setelah melakukan operasi ?

Sangatlah penting untuk menyadari bahwa waktu yang dibutuhkan untuk proses penyembuhan setiap orang berbeda.

Satu hari setelah operasi, anda harus istirahat dengan kepala diangkat. Doketr bedah plastik anda mungkin akan menyuruh anda untuk memakai kompres dingin pada kelopak mata anda. Ingat, anda tidak boleh meminum aspirin atau obat penghilang radang tertentu.

Awalnya, anda mungkin akan merasa ” kencang ” pada sekitar mata dan sedikit rasa tidak nyaman yang dapat dikontrol dengan meminum obat. Selama 48 jam pertama setelah operasi, pasien mengalami pembengkakan dan memar pada tingkatan yang bermacam ? macam. Beberapa pasien mengalami pembengkakan ringan selama beberapa minggu, sementara pasien yang lain bengkaknya akan mengecil dalam satu minggu. Memar biasanya akan hilang dalam tujuh sampai sepuluh hari. Jika anda ingin memakai make-up, anda akan diijinkan memakainya dalam minggu pertama, untuk menyembunyikan perubahan warna. Jahitan biasanya dilepas dalam satu minggu masa operasi.

Penglihatan anda mungkin akan terus kabur untuk beberapa hari atau lebih lama. Mata anda mungkin akan peka terhadap cahaya untuk sementara waktu, dan mungkin mata anda akan mengalami basah yang berlebihan atau kekeringan. Beberapa dokter bedah plastik menganjurkan obat tetes mata untuk membantu mengobati rasa panas atau gatal. Anda mungkin ingin memakai kacamata gelap selama dua minggu untuk melindungi mata anda dari angin dan iritasi matahari.

Kapan saya dapat memulai aktivitas saya kembali ?

Pereggangan, pembungkukan dan pengangkatan beban harus dihindari selama awal peiode setelah operasi. Bagaimanapun juga, dalam banyak hal anda akan mampu melanjutkan aktivitas anda dalam sepuluh hari atau lebih kurang dari sepuluh hari. Meskipun anda mungkin merasa dapat kembali lagi bekerja dalam beberapa hari setelah operasi, penglihatan anda mungkin masih sedikit kabur sehingga dapat mempersulit dalam membaca atau mengerjakan pekerjaan anda. Anda tidak boleh memakai lensa kontak selama satu atau dua minggu.

Hasil dari operasi kelopak mata anda.

Operasi aesthetic kelopak mata membuat penampilan anda terlihat lebih baik dan segar. Karena proses penyembuhannya berangsur ? angsur, anda harus menunggu paling tidak beberapa minggu untuk mendapatkan foto hasil operasi kelopak mata anda yang akurat. Irisan pudar dalam beberapa bulan sampai tidak terlihat sama sekali.

Berapa lama hasil operasi kelopak mata akan bertahan ?

Hasil dari operasi aesthetic kelopak mata akan bertahan untuk waktu yang lama, tetapi mungkin hal tersebut juga dipengaruhi oleh bakat bawaan dan faktor gaya hidup anda.

Membuang lemak dari kelopak mata anda, yang biasanya menyebabkan gembung dan kantong kelopak mata, adalah permanen, dan kondisi ? kondisi ini biasanya tidak akan berulang. Bagaimanapun juga, kulit mengikuti perkembangan usia, dan kelemahan kulit bersama dengan kekeriputan pada daerah kelopak mata mungkin pada beberapa point, akan kembali. Kadang ? kadang kehilangan kerutan di dahi menyebabkan kedutan pada alis mata yang menyebabkan jatuhnya kelopak mata bagian atas. Jika hal ini terjadi, perbaikan mungkin membutuhkan pengangkatan dahi atau operasi kelopak mata yang kedua.

Meskipun usia terus bertambah, pasien biasanya senang dengan penampilan mereka selama bertahun ? tahun setelah melakukan operasi kelopak mata. Beberapa pasien ingin membuat perkembangan lebih lanjut pada waktu yang akan datang.

Menjaga hubungan dengan dokter bedah plastik anda.

Anda akan kembali ke dokter bedah plastik anda untuk perawatan selanjutnya pada selang waktu tertentu, pada saat itu kemajuan anda akan dievaluasi. Setelah pemeriksaan postoperasi dilakukan, beberapa dokter bedah plastik menyarankan pasien mereka untuk kembali pada periode tertentu untuk pemeriksaan dan membicarakan hasil operasi.

Ingatlah bahwa hubungan dengan dokter bedah plastik anda tidak berakhir pada saat anda meninggalkan ruang operasi. Jika anda mempunyai pertanyaan ? pertanyaan selama masa penyembuhan, atau membutuhkan informasi tambahan , anda sebaiknya menghubungi dokter bedah plastik anda.

Buana Alkes – Medical Supplier


Dear dr Budiman,

Hanya ingin mengucapkan sekali lagi terimakasih atas operasi blepharoplastynya yang berjalan lancar dan baik .. Alhamdulillah. Juga untuk team yang sangat profesional.

Mira dan keluarga sudah sampai lagi di rumah, Brisbane Australia dan sudah menjalankan aktifitas seperti biasa Alhamdulillah.

Di sudut dalam mata saya masih suka gatal, dan bekas jahitan masih ada seperti bintil gatal. InsyaAlloh ini bisa sembuh dengan waktu ya dok?

Oke deh, selamat bertugas dan sukses selalu ya.

Salam,

Mira

ps: suami saya bilang mata saya bagus, kalau hidungnya dimancungkan dikit muka saya seperti waktu pesta pernikahan (hehhe) kan waktu itu dirias dok. Makasih ya dokter Budiman.

Iklan

Aptos Lift

Oktober 22, 2008

ANDA ingin senantiasa kelihatan muda dan wajah tidak kendur,? sebuah treatment yang disebut dengan Aptos Lift mungkin bisa menjadi pilihan. Perawatan ini cocok buat mereka yang berusia lebih dari 40 tahun. Seperti apa perawatan ini?

Bedah kosmetik atau operasi plastik untuk memperbaiki kulit yang mengendur sudah banyak kita dengar. Hasil yang diberikan kadang cukup memuaskan bagi sebagian penggunanya. Namun, masalah yang sering dikeluhkan dari operasi sejenis ini adalah waktu pelaksanaan yang cukup lama, begitu juga dengan waktu yang dibutuhkan untuk penyembuhannya, bekas operasi akan tampak dengan jelas.

Semenjak itu, muncullah ide untuk memperbaiki kulit yang mengender secara cepat dengan waktu penyembuhan yang lebih cepat dan bekas operasi plastic treatment ini jauh lebih cepat, bahan bisa dilakukan saat di sela-sela makan siang.

Aptos Lift atau disebut juga the Feather Lift, the Aptos Thread Lift and Suture Suspension Face Lift dikembangkan oleh Kolster Methods, Inc. Awalnya dokter bedah plastik yang berasal dari Geogia Dr Marlen Sulamanidze menggunakan prolene (benang jahit operasi berbahan plastik yang tidak dapat diserap oleh tubuh) dan menambahkan kait-kait sepanjang benang tersebut untuk mengangkat jaringan kulit pada wajah. Penemuannya kemudian berkembang ke arah pengembangan benang Aptos. Benang Aptos sendiri memiiki kait dua arah di sepanjang badan benang yang berfungsi untuk menarik jaringan kulit yang kendur.

Aptos Lift berbeda dengan botok dan filler, dalam pengertian fungsi dan manfaatnya Aptos lift lebih ditunjukkan untuk membentuk wajah dengan menarik kulit yang mengendur menjadi lebih kencang. Sedangkan botok berfungsi untuk merelaksasi otot untuk menghilangkan kerutan pada wajah. Sementara itu, filler berfungsi untuk membentuk wajah dengan cara mengisi bagian tertentu, misalnya membentuk bibir atau hidung.

Lalu apa sebenarnya Aptos Lift itu ? Aptos Lift adalah operasi ringan yang dilakukan dengan cara revolusioner yang mengangkat wajah dan leher.

Benang Aptos yang terbuat dari polypropylene, berperan sebagai pengikat untuk mengangkat kulit yang mengendur pada leher, dagu, dan wajah. Perawatan ini juga dapat diilakukan untuk mengangkat payudara. Benang yang memiliki kait-kait dua arah ini mampu mengangkat jaringan kulit dengan lebih bagus daripada benang yang berwarna biru ini berfungsi merangsang kolagen di dalam wajah yang diperlukan untuk meremajakan kulit.

Aptos lift akan lebih baik dilakukan pada orang yang memiliki kulit kendur pada bagian wajah dan leher, orang yang menginginkan bentuk wajah yang lebih bagus, serta orang yang mengalami penuaan dini.

Adapun proses Aptos Lift adalah dengan melubangi kedua ujung bagian yang akan dikencangkan dengan menggunakan spinal needle (jarum panjang yang berbentu pipa). Benang dimasukkan ke dalam lubang yang ada di spinal neddle kemudian spinal needle ditarik keluar, menginggalkan benang di dalam kulit.

Spinal neddle ini hanya berfungsi untuk mengantarkan benang. Kait-kait yang ada pada benang akan mengikat jaringan kulit yang selanjutnya ditarik untuk mengangkat jaringan kulit, sesuai dengan yang diinginkan.

DR Hardy Suwito SpKK, ahli Aptos Lift dari Anti-Aging Beauty Clinics, mengatakan, Aptos Lift tidak dapat dilakukan oleh sembarang dokter atau bahkan dokter umum, karena meskipun pelaksanaannya sangat sederhana, harus dilakukan oleh seorang spesialis atau pakarnya.

Mengenai efek sampingnya, Dr Hardy menambahkan, Aptos Lift ini diklaim sebagai treatment yang paling aman dalam prosedur lifting (pengangkatan), karena benang yang digunakan juga harus steril, tidak boleh dibuka sebelum melakukan treatment. Selain itu tidak akan ada bekas luka atau jahitan yang tampak. Hanya saja, setelah melakukan pemasangan benang Aptos, biasanya pasien akan mengalami sedikit kebiruan dan bengkak, serta menimbulkan rasa sedikit tak nyaman selama beberapa hari.

Meski demikian tidak ada down time, jadi pasien tidak perlu menghentikan kegiatan sehari-hari. Apabila kurang bersih, ada kemungkinan akan terjadi peradangan dan bernanah, tetapi itu tidak akan membahayakan.

“Yang terpenting sebelum luka rapat, jangan terkena air karena akan menyebabkan infeksi,” kata Dr Hardy.

Setelah dilakukan Aptos Lift, pasien diminta untuk kembali tiga hari kemudian, setelah itu tak perlu kembali apabila atak ada keluhan. Benang jahit akan dilepaskan dalam waktu seminggu.

Sumber : Okezone.com

Tags: , ,


VAGINOPLASTY

Oktober 14, 2008

Mungkin bagi beberapa orang, istilah Vaginaplasti ini tidak asing didengar tetapi yang belum mengetahuinya, tidak ada salahnya anda mengenali tehnik ini. Vaginoplasti merupakan bagian dari tehnik bedah plastik yang dilakukan pada liang kemaluan wanita (vagina). Dalam arti khusus, vaginoplasti adalah pembentukan liang kemaluan.

Prosedur ini telah mulai dilakukan sejak abad ke 19 dan terus berkembang sampai saat ini. Seperti halnya semua tindakan bedah plastik, vaginoplasti bertujuan untuk pengembalian atau pemulihan organ vagina (rekonstruktif) tanpa meninggalkan fungsi estetiknya.

Tujuan pembedahan vaginoplasti adalah menghilangkan keluhan penderita, menghilangkan keadaan cacat (patologi), mengembalikan fungsi organ dan memperhatikan estetika.

Vagina adalah organ yang sangat penting bagi setiap perempuan. Fungsinya antara lain sebagai jalan lahir saat persalinan, alat senggama dan saluran keluarnya darah pada saat haid/menstruasi. Karena itu, setiap tindakan bedah vaginoplsti harus sedapat mungkin memperbaiki ketiga fungsi utama vagina yang telah disebutkan di atas.

Kelainan pada vagina dapat merupakan suatu kelainan bawaan atau kelainan didapat. Jenis kelainan bawaan yang banyak terdapat adalah tidak terbentuknya vagina (agenesis), adanya pembatas (septa) pada liang kemaluan atau lubang vagina yang terlalu kecil. Sedangkan kelainan didapat terjadi karena trauma, infeksi, radiasi dan zat-zat kimia yang merusak jaringan.

Akibat dari berbagai keadaan di atas, perempuan yang mengalami kelaihan vagina akan mengeluh tidak dapat mengeluarkan darah haid, kesulitan berhubungan seks, air seni atau feses keluar dari vagina, liang vagina terlalu lebar, sulit memiliki anak dan keluhan-keluhan lainnya.

Untuk mengatasi kelainan ini, seorang dokter kebidanan akan melakukan serangkaian pemeriksaan sehingga dapat terbukti, apakah ada kelainan tersebut. Apabila memang ada kelainan, maka akan dilakukan tindakan operatif untuk memperbaiki kelainan tersebut.

Tetapi terkadang Vaginoplasti disalahgunakan untuk mengubah jenis kelamin lelaki menjadi perempuan. Meskipun tidak mungkin untuk mengubah seorang lelaki tulen menjadi perempuan karena organ dalam perempuan tidak semudah itu ditiru. Vaginoplasti juga digunakan untuk terapi inkonstinensia urin pada perempuan, yaitu kesulitan menahan buang air kecil sehingga otot vaginanya dikencangkan dan dapat menahan kemih.

Trend yang sedang berkembang di Amerika adalah vaginoplasti untuk tujuan kosmetik dan kepuasan seksual. Tetapi hal ini masih merupakan kontroversi antara para ahli bedah plastik dan ginekolog. Untuk tujuan kosmetik atau estetik, vaginoplasti mengubah bentuk vulva (bagian luar alat kelamin perempuan), labia minora, labia majora dan mons pubis.Memang tidak ada perempuan yang diciptakan sama, begitu pula bentuk organ kewanitaan setiap perempuan akan sangat berbeda. Seringkali perempuan dengan labia minora yang terlalu besar merasa tidak nyaman dengan bentuknya atau karena mudah iritasi jika mengenakan busana ketat atau saat berhubungan seks. Dengan Vaginoplasti, maka dapat membuang bagian labia yang berlebih tadi itu sehingga ukurannya seimbang.

Dr. David Matlock dari Beverly Hills mengklaim bahwa vaginoplasti yang dilakukan untuk terapi inkonstinensia urin dapat meningkatkan kepuasan seksual, mengencangkan vagina. Bahkan ia dengan gamblang mempromosikan vaginoplasti untuk meningkatkan kepuasan seksual. Hal ini masih merupakan kontroversi, seperti dibantah dr.Linda Brubaker, dari Rush Medical College Chicago, belum ada pembuktian medis tentang hal ini. Sejumlah ahli lain juga mengingatkan risiko seperti luka dan rasa sakit saat senggama.

Terlepas dari kontroversi itu, banyak perempuan yang tertarik untuk melakukan vaginoplasti, entah dengan alasan estetika bentuk maupun kepuasan seksual. Apakah hal ini dilakukan agar para suami tidak berpaling ke perempuan lain? Hanya anda saja yang mengetahui apa alasan yang sebenarnya. twp

Perempuan.com


Pria dan Operasi Plastik

Oktober 13, 2008

Dulu, operasi plastik kosmetik hanya monopoli kaum berduit. Dan tampaknya pula, hanya wanita yang tertarik ‘mempermak’ tubuhnya. Tapi kini, makin banyak pria yang mulai ‘melirik’ operasi plastik sebagai salah satu alternatif memperbaiki bentuk tubuhnya. Gejala apa ini?

Dengan semakin majunya teknik bedah plastik yang kini telah mampu membuat hasil operasi se’alami’ mungkin, berubahnya pandangan masyarakat—pria khususnya—terhadap operasi plastik dan meningkatnya kesadaran pria akan penampilannya, kini telah banyak pria mengunjungi dokter bedah plastik untuk minta sedot lemak, mengecilkan payudara, memancungkan hidung, memperbesar kelopak mata atau ‘mempermak’ bagian lain dari wajahnya.

Bahkan, ada pula yang ingin memperbesar penisnya dengan bedah plastik. Sebagai tambahan, biaya operasi yang kian terjangkau juga dapat diperhitungkan sebagai salah satu faktor pendukung. Yang jelas, tampaknya operasi plastik kosmetik telah mulai mendapat tempat di hati pria, terutama mereka yang peduli pada penampilannya.

Meski demikian, pertimbangan pria mengenai segi kosmetis dari bedah plastik ini agak berbeda dengan wanita. Bila wanita cenderung memilih bedah plastik untuk meningkatkan nilai estetik dari suatu bagian tubuhnya–yang terkadang normal-normal saja, pria memilih bedah plastik untuk menutupi atau mengatasi kekurangan dari suatu bagian tubuhnya yang memang kurang sempurna.

Ambil contoh pria yang melakukan sedot lemak di daerah perut karena memang pria terkenal dengan ‘GP’ (gendut perut)-nya, mengecilkan payudaranya yang memang membesar karena ia mengalami ginekomastia (pembesaran payudara pada pria) atau memperbesar penis karena memang tubuhnya terlalu gemuk sehingga penisnya tersembunyi di balik lipatan lemak. Dilihat dari realita yang wajar saja, wanita ‘tergugah’ untuk melakukan operasi plastik setelah mengamat-amati dirinya di depan cermin, sementara pria agak berbeda, mereka ingin tampil menarik saat sedang berolah raga di tempat umum atau mengenakan pakaian olahraga yang pas di badan, juga tampil menarik di tempat kerja.

Salah satu alasan untuk melakukan operasi plastik, adalah karena pria juga ingin tampak awet muda, sehingga ia melakukan facelift. Contohnya, Stanley Jacobs, seorang aktor gaek Amerika, yang kembali mendapat ‘order’ segera setelah ia melakukan operasi facelift. Mengaku penampilan merupakan hal yang penting baginya, ia mengatakan, tak ingin tampak seperti saat berusia 20-an, hanya ingin tetap tampil menarik di usianya sekarang. Hal ini tampaknya didorong oleh kemajuan di bidang bedah plastik yang memungkinkan hasilnya se’alami’ mungkin dan tak meninggalkan bekas.

Itu karena operasi plastik jaman dulu bisa diibaratkan seperti merapikan seprei dengan ‘menyembunyikan’ bagian kusutnya di bawah kasur, artinya mereka meremajakan lapisan lemak di permukaan kulit wajah tanpa menyentuh lapisan otot dan jaringan ikat diantara kulit dan tulang wajah.

Sementara dengan teknik bedah plastik yang dilakukan saat ini dapat meremajakan kedua lapisan tersebut. Ditambah dengan kemampuan menyembunyikan bekas jahitan di garis rambut, belakang lipatan hidung dan bawah dagu, hasilnya tentu akan tampak jauh lebih ‘alami’.

Cara lain untuk tampak awet muda, juga dengan bedah plastik, adalah dengan melakukan sedot lemak, yang merupakan jenis operasi bedah plastik terbanyak yang dilakuan di Amerika. Dengan cara ini, mereka dapat menghilangkan lemak tubuh di tempat yang tak diinginkan, seperti perut, paha, dll. Di Amerika sendiri, semakin banyak pria melakukan bedah plastik seperti dikatakan

Ketua Asosiasi Dokter Bedah Plastik Amerika, Dr. Paul Schnur,” mereka tidak hanya ingin merasa dan tampak lebih muda, tapi juga karena membuat mereka merasa lebih kompetitif di tempat kerja.” Di samping sedot lemak, prosedur bedah plastik yang juga banyak diminati adalah operasi kelopak mata, pembentukan hidung, pengecilan payudara dan injeksi kolagen.

Melihat alasan-alasan diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa semakin banyak pria melakukan operasi plastik karena mereka semakin peduli dengan penampilannya.

Mengenai pantas-tidaknya mereka melakukannya, semua berpulang pada individu masing-masing. Pada hakikatnya, keinginan itu adalah hak asasi tiap orang, namun untuk amannya, sebaiknya anda memilih pihak yang kompeten untuk melakukannya.

Dalam hal ini, tentu saja rumah sakit dan dokter bedah plastik harus berreputasi baik. Akan lebih baik lagi bila Anda mengkonsultasikannya terlebih dulu dengan dokter tersebut sebelum melakukannya. Ia akan menerangkan apakah operasi plastik benar-benar diperlukan dalam kasus Anda, apa yang akan dilakukan selama operasi, bagaimana perkiraan hasilnya dan komplikasinya, bila ada. Anda harus selalu ingat, bahwa dalam operasi plastik, seperti halnya operasi-operasi lain, selalu ada kemungkinan timbul komplikasi dalam proses operasi, juga hasilnya tak selalu sempurna. Jadi sebaiknya Anda juga menyiapkan mental untuk itu. (klinikpria)

KapanLagi.com


HARMONISASI PAYUDARA

Oktober 11, 2008

Perempuan yang menjalani bedah plastik payudara sering di cap negatif. Padahal, bedah plastik kadang diperlukan untuk kesehatan.

Breast Augmentation

Breast augmentation adalah prosedur operasi yang dirancang untuk membesarkan atau memperbaiki bentuk payudara melalui implan buatan. Operasi ini ditujukan bagi perempuan yang ingin membesarkan ukuran payudara yang sejak kecil lahir, mengecil seusai masa kehamilan dan menyusui, atau menyeimbangkan payudara asimetris (kedua payudara berbeda ukuran), atau untuk memperbaiki proporsi dan figure tubuh.

Ada banyak kecemasan seputar pemasangan implan pada payudara,seperti hipersensitivitas putting, hilangnya kepekaan putting, takut tak bisa menyusui atau meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara. Bila operasi dilakukan oleh dokter spesialis bedah plastik, penempatan implan tak akan akan mengganggu produksidan pemberian ASI. Hilangnya kepekaan putting, meski cukup banyak terjadi, biasanya hanya bersifat sementara dan akan berangsur kembali normal. Berdasarkan penelitian, pemasangan implan pada payudara juga tak membuat pemiliknya jadi lebih rentan terhdap kanker payudara. Sebelum dilakukan augmentasi, si calon pasien harus menjalani pemeriksaan memastikan payudaranya bebas dari bibit-bibit keganasan kanker.

Prinsip dasar operasi pembesaran payudara adalah menyisipkan implan ke dalam payudara , yang dapat dilakukan dengan tiga cara. Pertama, membuat sayatan di bawah payudara, tepat dilipatan yang relatif tidak menarik perhatian orang. Cara ini merupakan favorit para ahli bedah plastik karena mudah, namun sering menimbulkan bekas. Alternatif ke dua dengan membuat sayatan di bagian batas bawah areola, dan cara terakhir dengan membuat sayatan di bawah ketiak. Setelah sayatan terbentuk ahli bedah akan membuat kantung yang akan di tempati implan. Kantung bisa di buat tepat di belakang jaringan payudara atau di bawah otot pectoral, yang terletak di antara jaringan payudara dan dinding dada.

Implan yang disisipkan kedalam payudara terbuat dari bahan silicon khusus, dan isinya berupa bahan saline, silicon gel, atau hidrogel. Tidak ada implan yang sempurna, masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan. Implan yang berisi larutan saline relatif lebih aman karena kalaupun robek, isinya yang berupa cairan garam sesuai dengan cairan cairan tubuh hingga bisa langsung diserap. Jadi, dokter hanya perlu mengangkat kantung silikonnya. Sayangnya, payudara dengan implan yang berisi silicon gel dan hidro gel memberikan hasil perabaan yang lebih mendekati aslinya, namun isinya tidak sesuai dengan cairan tubuh. Jadi, bila kantung imlan robek harus di bersihkan dengan seksama.

Tingkat keberhasilan operasi ini cukup tinggi, dan lebih tergantung pada pasien itu sendiri. Pada hari ke dua setelah operasi, payudara harus dimasase untuk mencegah terjadinya pengkapsulan. Pengkapsulan adalah proses alami tubuh untuk melindungi diri terhadap benda asing yang masuk ke dalam tubuh dengan membuat jaringan parut(kapsul). Jaringan parut ini bisa mengeras, membuat nyeri, tak sedap dipandang, dan menarik implan hingga tidak bisa bergerak. Hasilnya, payudara terlihat keras dan tak alami. Masase yang benar dan teratur dapat mencegah terjadinya pengerasan ini hingga hasil operasi lebih maksimal.

Breast Reduction

Kebalikan dari Breast augmentation, operasi breast reduction dilakukan untuk memperkecil ukuran payudara. Opersi ini jarang dilakukan atas alasan kosmetik arau estetika semata. Umumnya, perempuan yang menjalani operasi ini merasa tidak nyaman karena payudara mereka kelewat besar dan berat. Payudara besar dapat disebabkan oleh factor keturunan dan ras, hormonal, masa puber, kehamilan , dan gangguan yang berhubungan dengan menstruasi. Ukuran payudara yang terlalu besar sering menyulitkan pemiliknya mencari ukuran bra yang pas. Kalaupun ada, berat payudara akan membuat tali bra meninggalkan bekas kemerahan atau lecet di bahu. Payudara yang besar dan berat juga berdampak serius bagi kesehatan, seperti mengubah posisi tulang leher dan punggung, sesak napas, atau tumbuhnya jamur pada lipatan bawah payudara.

Pada operasi ini , dokter akan membuang sebagian lemak, jaringan kelenjer, dan kulit payudara agar terlihat lebih kecil,ringan ,dan kencang. Puting susu yang semula sudah menggantung dibuat lebih tegak, dan jika perlu ukuran aerola dapat diperkecil. Operasi ini dapat mempengaruhi fungsi menyusui karena menghilangkan sebagian jaringan payudara. Reduksi payudara sebaiknya dilakukan setelah masa pertumbuhan terlewati, agar payudara tidak tumbuh lagi setelah operasi.

Breast Reconstruction

Perempuan yang menjalani rekontruksi payudara biasanya mereka yang selamat dari kanker payudara dan telah menjalani operasi pengangkatan payudara (masektomi), baik sebelah maupun kedua-duanya. Operasi ini bertujuan memperbaiki penampilan payudara dengan membangun kembali konturnya, lengkap dengan putting dan aerola seperti payudara normal. Namun, payudara baru ini tentu saja tak akan berfungsi dan memberi sensasi seperti payudara alami.

cpddokter.com – Continuing Profesional Development Dokter Indonesia


Salah Kaprah tentang Bedah Plastik

Oktober 10, 2008

Oleh
dr.Muhammad Samiadji

JAKARTA – Bedah plastik mungkin sesuatu hal yang sering kita dengar. Tetapi pahamkah kita tentang bedah plastik? Apakah itu bedah plastik sesungguhnya?
Bedah plastik, berasal dari bahasa Yunani, yaitu “plastikos” yang berarti “membentuk” atau “memberi bentuk”. Ilmu ini sendiri merupakan cabang dari ilmu bedah yang bertujuan untuk mengembalikan bentuk dan fungsi yang normal dan “menyempurnakan” bentuk dengan proporsi yang “lebih baik”.
Dengan definisi tersebut berarti dapat disimpulkan, bedah plastik merupakan ilmu yang memiliki ciri lebih memperhatikan penampakan hasil akhir dari suatu tindakan agar tampak mendekati normal atau lebih baik.
Kini bedah plastik di Indonesia semakin berkembang. Tetapi sebenarnya sudah seberapa pahamkah masyarakat awam tentang bedah plastik? Sementara itu, banyak kasus menunjukkan tentang kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat awam tentang bedah plastik, seperti contoh, mengenai rancunya pengertian antara “bedah plastik” dan “bedah kulit”.
Saat ini, pandangan masyarakat tentang bedah plastik berorientasi hanya pada masalah kecantikan (estetik), seperti sedot lemak, memancungkan hidung, mengencangkan muka, dan lain sebagainya. Sesungguhnya, ruang lingkup bedah plastik sangatlah luas. Tidak hanya masalah estetika, tetapi juga rekonstruksi, seperti pada kasus-kasus luka bakar, trauma wajah pada kasus kecelakaan, cacat bawaan lahir (congenital), seperti bibir sumbing, kelainan pada alat kelamin, serta kelainan congenital lainnya.
Namun bukan berarti nilai estetika tak diperhatikan. Dan tindakan lengkap untuk melakukan kedua hal ini tentunya hanya bedah plastik.

Tak Kompeten
Akhir-akhir ini sering sekali dijumpai maraknya praktik-praktik bedah plastik ilegal. Baik yang dilakukan secara sembunyi ataupun secara terang-terangan. Kasus ini sering kita temui di salon-salon yang menawarkan jasa bedah plastik. Mirisnya pelaku pembedahan dilakukan oleh pihak yang tidak profesional.
Seringkali praktik-praktik ilegal seperti ini menimbulkan masalah pada pasien, karena prosedur yang dijalankan tentunya tidak sesuai dengan prinsip-prinsip bedah plastik. Sebagai contoh penggunaan bahan sintetis yang tidak tepat sehingga mengakibatkan efek samping. Setelah pasien mengalami efek samping yang parah, baru datang berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah plastik, walaupun dalam kebanyakan kasus hal itu sudah terlambat untuk ditangani.
Sudah menjadi tugas bersama, terutama para dokter spesialis bedah plastik untuk menyosialisasikan serta memberikan pendidikan kepada masyarakat awam tentang apa itu bedah plastik, ruang lingkup, serta perannya dalam berbagai masalah kesehatan di Indonesia. Sumber-sumber informasi dan pengetahuan mengenai bedah plastik seperti buku dan majalah yang secara khusus membahas mengenai bedah plastik, juga diperlukan agar masyarakat dapat mengetahui dan memahami hal-hal yang berkaitan dengan bedah plastik.
Pandangan masyarakat awam yang kurang tentang bedah plastik tentunya harus disikapi. Tidak hanya oleh para dokter spesialis bedah plastik, tetapi juga harus berkorelasi dengan pemerintah untuk membuat suatu regulasi yang jelas dan terarah, agar masyarakat bisa mendapakan pelayanan kesehatan, terutama bedah plastik secara baik dan benar.
Tidak hanya pemerintah dan para dokter spesialis bedah plastik saja yang harus bekerja keras mewujudkan pemahaman yang baik, peran masyarakat pun sangatlah besar. Sebagai contoh, kesadaran masyarakat agar lebih teliti dalam memilih tempat yang menawarkan jasa-jasa pelayanan bedah plastik, sebaiknya masyarakat yang akan menggunakan jasa bedah plastik, datang ke klinik atau rumah sakit yang memiliki dokter spesialis bedah plastik, sehingga masyarakat tidak lagi dirugikan dan segala sesuatunya dapat dipertanggung jawabkan.

Penulis adalah ahli bedah plastik

Copyright © Sinar Harapan 2003


Korban Bedah Estetik Ilegal

Oktober 10, 2008

SURABAYA – Semakin banyak pasien yang anggota tubuhnya rusak setelah menjalani bedah plastik di salon-salon kecantikan. Diduga, kasus itu terjadi karena penanganan bedah plastik yang tidak benar.

Menurut dr Sjaifuddin Noer SpBP, dokter bedah plastik RSU dr Soetomo, dalam setahun terakhir, tiap bulan, dirinya menerima 2-3 pasien yang wajahnya rusak setelah “dipermak” di salon-salon kecantikan. “Padahal, sebelumnya saya jarang menerima pasien seperti itu. Kalaupun ada, paling hanya satu pasien tiap bulan,” katanya.

Kebanyakan pasien bermasalah tersebut adalah kaum wanita. Mereka umumnya mengeluhkan wajahnya jadi tak karuan setelah menjalani operasi plastik di salon kecantikan. Di antaranya, hidung dan posisi mata tidak simetris. “Karena hasilnya jelek, mereka kecewa. Akhirnya, mereka ke dokter bedah plastik minta dikembalikan ke kondisi semula,” ungkap Sjaifuddin kemarin.

Fenomena tersebut, kata dia, sangat mengkhawatirkan. Salon-salon itu tidak seharusnya melakukan praktik bedah plastik. Operasi plastik di salon-salon masih banyak dilakukan para ahli kecantikan. Padahal, semestinya operasi plastik hanya boleh dilakukan dokter ahli yang berkompeten. “Kasihan masyarakat dibohongi,” tegasnya.

Menurut dia, untuk melakukan bedah estetik, dibutuhkan keahlian khusus. Sjaifuddin mencontohkan soal tindakan liposuction (operasi sedot lemak). Untuk melakukan prosedur tersebut, pasien harus dibius lokal atau umum. Pembiusan lokal diberikan bila lemak yang disedot sekitar 1.000 cc. Namun, bila penyedotan lemak mencapai 3.000 cc atau maksimal enam persen dari berat badan semula, harus dilakukan pembiusan umum. “Karena itu, sebaiknya dilakukan di rumah sakit,” ujarnya.

Liposuction membutuhkan kamar operasi khusus. Di ruang tersebut, standardisasi, kesterilan, dan kelengkapan alat terjamin. Pasien yang mengidap penyakit degeneratif seperti hipertensi (tekanan darah tinggi) dan diabetes melitus (tingginya kadar gula dalam darah) disarankan tidak melakukan liposuction.

“Jadi, operasi estetik tidak bisa dilakukan di sembarang tempat. Dokter yang menangani pasti juga akan memeriksa riwayat kesehatan pasien sebelum melakukan liposuction,” kata ketua tim dokter face off RSU dr Soetomo tersebut.

Karena itu, Sjaifuddin berharap masyarakat tidak tertipu dan terkecoh beragam sponsor mengenai bedah estetik yang ditawarkan salon-salon kecantikan, apalagi dengan iming-iming harga murah.

Putra mantan gubernur Jatim H M. Noer tersebut menyatakan, masyarakat harus memperhatikan tiga hal sebelum menjalani bedah estetik. Yakni, kompetensi ahli bedah estetik, lokasi operasi, dan profesionalitas. “Jika tidak memenuhi tiga hal itu, sebaiknya jangan memaksakan diri. Utamakan kualitas daripada menyesal di kemudian hari,” tegasnya.

Sumber: indonesiaindonesia.com